Monday, 2 Dec 2019

Guru dari Indonesia mendapatkan pengakuan global

Teacher, published by ACER, is a free, online publication promoting quality teaching and leading, to assist school improvement at a grassroots level. After months of preparation, the Teacher team and ACER Indonesia is proud to launch a dedicated stream of content for teachers and school leaders in Indonesia. The reader-friendly articles and infographics – available in both English and Bahasa Indonesia – focus on best practice in schools and leadership in Indonesia and around the world, and share the latest in education research.

All the content can be accessed at Teacher’s Indonesia page. Readers can also sign up to a free fortnightly email bulletin delivered straight to their inboxes to make sure they never miss an update.

The first article is about the journey of Hikmah Mulia Dewi, an early childhood teacher from Pekalongan, Central Java, who founded her own preschools in Indonesia and beat more than 10 000 nominees to be named one of the top 50 educators in the 2019 Global Teacher Prize.

Hikmah set up the Rainbow Preschool in 2011 with only three students. Today, 150 students attend the school and she has set up a second Rainbow Preschool in the city. The school has a mission to provide quality early childhood education for as many children as possible, and uses hands-on activities and a field study approach in its curriculum.

In addition to developing the school, Hikmah arranged teacher capacity development programs through the Noble Educator Academy. Hikmah also developed activities involving parents and the community, such as the ‘Father’s Class’ and ‘Mother’s Class’ programs, delivered offline and online.

During a question and answer session with Teacher, Hikmah talked about her inspiration and philosophy in teaching. She believes that early childhood education is very important because it is the foundation that will support education at the next level. She also believes that to create a better world, a high quality education from an early age is crucial.

Read more about Hikmah Mulia Dewi’s journey in the following article, and don’t forget to subscribe to Teacher’s Indonesia bulletin!

https://www.teachermagazine.com.au/articles/indonesian-teacher-earns-global-recognition

https://www.teachermagazine.com.au/articles/changing-generations-through-early-childhood-education

https://www.teachermagazine.com.au/#signUp_id  

If you’re already a bulletin subscriber, simply open a recent Teacher bulletin and click on the preferences option to add the new Indonesia options.

------------

Teacher dengan Konten Indonesia Diluncurkan

TEACHER, dipublikasikan oleh Australian Council for Educational Research (ACER), adalah suatu platform publikasi daring yang bertujuan untuk mempromosikan pengajaran dan kepemimpinan yang berkualitas serta mendukung pengembangan sekolah di ranah akar rumput. Setelah melalui proses persiapan beberapa bulan, tim Teacher bersama ACER Indonesia meluncurkan Teacher dengan konten Indonesia. Artikel-artikel populer serta infografis di Teacher – yang tersedia dalam Bahasa Indonesia dan Inggris – memiliki fokus kepada praktik baik serta kepemimpinan di sekolah, baik di Indonesia maupun di dunia, serta berbagi tentang riset pendidikan terkini.

Seluruh konten dapat diakses melalui halaman Teacher Indonesia. Pembaca juga dapat mendaftar ke buletin daring yang hadir dua minggu sekali langsung ke surel pembaca agar tidak ketinggalan artikel terbaru dari Teacher.

Artikel pertama adalah tentang perjalanan Hikmah Mulia Dewi, seorang guru pendidikan usia dini dari Pekalongan, Jawa Barat, yang mendirikan sekolahnya sendiri dan mengalahkan lebih dari 10.000 nominator untuk menjadi satu dari 50 pendidik terbaik di ajang Global Teacher Prize 2019.

Ibu Hikmah mendirikan Rainbow Pre-school di tahun 2011 dengan hanya tiga siswa, dan saat ini, Rainbow Pre-School telah memiliki dua sekolah dengan total 150 siswa. Rainbow Preschool sendiri memiliki misi untuk menyediakan pendidikan usia dini yang bermutu bagi sebanyak mungkin anak. Rainbow Preschool juga menggunakan pendekatan pendidikan berorientasi praktik serta kunjungan lapangan dalam kurikulumnya. 

Selain mendirikan sekolah, Ibu Hikmah juga merancang berbagai program pengembangan kapasitas tenaga pendidik melalui Noble Educator Academy (Akademi Pendidik Mulia). Tidak hanya itu, Ibu Hikmah juga mengembangkan berbagai program yang melibatkan orang tua dan masyarakat, seperti program pendidikan keluarga ‘Kelas Ayah’ dan ‘Kelas Ibu’ yang menggunakan sistem daring maupun kegiatan tatap muka.

Dalam sesi tanya jawab dengan Teacher, Ibu Hikmah bercerita mengenai inspirasi serta filosofinya dalam mengajar. Ibu Hikmah percaya bahwa pendidikan anak usia dini itu sangat penting karena pendidikan usia dini adalah fondasi yang akan menyokong pendidikan di tingkat selanjutnya. Beliau juga percaya bahwa untuk menjadikan dunia lebih baik harus melalui pendidikan yang berkualitas sejak sedini mungkin.

Baca lebih lengkap mengenai perjalanan Ibu Hikmah dalam artikel berikut, dan jangan lupa untuk mendaftar ke buletin daring Teacher!

https://www.teachermagazine.com.au/articles/indonesian-teacher-earns-global-recognition?lang=id

https://www.teachermagazine.com.au/articles/changing-generations-through-early-childhood-education?lang=id

https://www.teachermagazine.com.au/#signUp_id  

Jika Anda sudah mendaftar berlangganan buletin Teacher dalam Bahasa Inggris, cukup buka buletin Teacher terbaru dan klik opsi preferensi untuk menambah opsi berlangganan Teacher konten Indonesia.